ibiza: sebuah wawancara imajiner w dengan W

Ibiza ternyata tak hanya pantai dan pesta. W (baca: w besar) menceritakan kepada w (baca: w kecil) hasil merambannya di dunia maya dan apa yang akan dilakukannya bila ia berada di Ibiza lewat sebuah wawancara imajiner.

(catatan: tulisan yang ditebalkan adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan w)

Baca tulisan terbaru di blog lo soal Spanyol. Di situ lo bilang, lo pengin ke Ibiza. Kenapa? Yang gue tahu, kan, lo nggak suka pantai.

Iya. Sederhana, sih. Gue pengin bisa balik lagi ke Spanyol. Negara ini memikat gue, gue pengin menjelajahi dan melihat Spanyol lebih banyak lagi. Termasuk daerah pantainya. Gue pernah numpang lewat di Algeciras pas mau ke Granada dari Maroko. Nah, pas pagi-pagi gue keluyuran di Algeciras ini, gue lihat orang banyak yang lari pagi di pedestrian sepanjang pantainya. Gue ngiler, dong, pengin ngelakuin itu. Terus di sepanjang jalan menuju Granada dari Algeciras, gue ngelihatin daerah pelabuhan ini. Ternyata menarik juga. Makanya, gue jadi pengin tahu kayak apa kota-kota pantai di Spanyol.

Tapi kenapa Ibiza? Ada alasan spesifik lo pengin ke sini?

Kan, Heineken bikin #RoadtoIbizaFinal. Bakal ada 500 konsumen dari 50 negara yang diberangkatin ke sana buat nonton final UEFA Champions League di Ibiza. Nah, sekali merengkuh dayung, dua-tiga pulau terlampaui, dong.

Dasar oportunis! Coba jelaskan maksud lo?

Hahaha! Mana ada, sih, manusia nggak oportunis. Gini, ya, gue, kan pengin banget bisa lihat Spanyol lebih banyak, pengin juga bisa menyaksikan keriaan sepakbola di sini. Dengan ikutan Heineken #RoadtiIbizaFinal ini, kalau gue kepilih, ya kesampaian, dong, semuanya.

Apa itu Heineken #RoadtoIbizaFinal?

Kalo lo pengin tahu dan ikutan, bisa lihat di FB Heineken, klik di sini. Tapi, kalau gue pergi, lo juga pergi, kan. Hey, we are one, rite? Beda kepribadian aja. Omong-omong Ibiza ini terkenal sebagai surga buat para penggemar party, w.

Tapi lo, kan, bukan penggemar party? Yang dulu suka party itu gue!

Emang bukan. Tapi, kalau lo pengin merasakan keriaan nonton final UEFA Champions League, yang di Ibiza ini tempatnya. Lo bisa tonton keseruannya di  ini. Lagian, party, kan cuma salah satu daya tarik Ibiza. Ada banyak hal kok ternyata bisa kita lakukan di Ibiza sekalipun kita bukan penggemar party ataupun sepakbola. Pengin nggak lo?

Sebelumnya lo udah tahu soal Ibiza? 

Nope at all. Kayak lo tahu, gue bukan penggila pantai dan udah bukan tukang party lagi. Jadinya, referensi tempat-tempat yang pengin gue kunjungin tentunya, jarang banget mengarah ke pantai. Sejujurnya, baru tahu ada tempat bernama Ibiza di Spanyol ini, ya, waktu dengar #RoadtoIbizaFinal. Jadilah, gue google, dong.

Dari hasil riset dan cari tahu itu?

Nah, katanya kecil harapan untuk bisa berpesta dengan masyarakat lokalnya. Hahaha! Yang memenuhi kota ini justru manusia dari seluruh belahan bumi.

Seriusan? Terus apa, dong, hal pertama yang akan lo lakukan sesampainya di Ibiza? Party till you drop? Thought we’ve quitted.

Lari pagi! Gue pengin jogging di sana, terus ke mercado alias pasar. Gue suka pasar. Nah, kalau ke mercado harus datang pagi-pagi biar bisa melihat kehidupan pesisir di sana. Hasil laut yang baru ditangkap, sayur-mayur dan buah-buahan, bahkan zaitun yang dipetik dari perkebunan sekitar Ibiza. Katanya, para juru masak di restoran-restoran Ibiza berburu bahan terbaiknya di pasar ini. Katanya lagi, kalau ingin menyaksikan kehidupan sehari-hari warga Ibiza yang otentik, ya ke pasar ini.

Seru, kan? Masa lo nggak pengin? Foto diambil dari sini dan foto pasar lainnya bisa dilihat di link itu juga.

Harusnya gue udah tahu kalau lo bakal ngelakuin ini. Ada alasan spesifik?

Ya, kayak yang gue baca, orang lokal bakal susah lo temui di Ibiza pada hari-hari biasa. Semua tempat dipenuhi turis atau pendatang dari seluruh penjuru dunia. Kalau lo lagi party pun, tetap susah menemukan penduduk asli Ibiza yang ikutan berpesta. Di tempat yang katanya surga dunia para pencinta party ini, gue mau melihat bagaimana penduduk lokalnya ‘berpesta’. Hari Sabtu, ketika kebanyakan pendatang berpesta, penduduk lokal justru memanfaatkannya buat belanja ke pasar. Hehehe. Pasar adalah salah satu tempat untuk mencari jawabannya karena interaksi dengan penduduk lokal bisa terjadi di sini. Btw, pasar-pasar di Ibiza macam-macam. Ada pasar hippie dan medieval juga, loh! Kalau mau tahu, bisa dilihat di sini. 

Situasi pasar medieval di Ibiza. Foto diambil dari sini.

Naaah! Gue tahu selera kita di bagian ini sama! Gue mulai melihat mata lo berbinar-binar, w.

Sounds cool! Sebanyak itu jenis pasar di sana? Selain itu bakal ngapain aja di Ibiza? Lo belum sepenuhnya berhasil menarik perhatian gue.

Hm. Kita, kan, selalu tertarik dengan kota-kota medieval. Nah, pada bulan Mei ada festival medieval di D’alt Villa, kota benteng yang dibangun pada abad 16. Di kota yang dulunya difungsikan sebagai benteng ini, kita bisa naik sampai ke puncak menaranya. Dari sini kita melihat laut dan kota Ibiza yang modern serta pelabuhannya. D’alt Villa sendiri dianggap semacam kota tua gitu.

D’alt Villa disebut juga the old town. Foto diambil dari sini dan sini.

Festival medieval di D’alt Villa pada bulan Mei. Foto diambil dari sini.

O, ya? Gue kira pantai dan party doang.

Nah, ini, nih. Semua orang mengira Ibiza ini tempat hedon doang. Padahal, sejarahnya sendiri menarik, loh. Gue pengin ke Atlantis juga. Pantai, sih. Tapi di sini, kita bisa melihat lukisan tangan di bebatuan dan pahatan-pahatan wajah di tebing-tebing yang sudah terkikis. Diduga umur lukisan dan pahatan ini sudah ratusan tahun! Selain itu, di Atlantis juga ada gua-gua dan kolam oasis. Buat yang suka menyelam dan ingin menguji nyalinya, di sini ada tebing raksasa.

Monggo kalau lo mau nyoba. Gue, mah, cukup puas jadi penonton aja, ya. Kagak bisa nyelam dan nggak gape berenang, bo. Foto diambil dari sini.

Atlantis, kota yang hilang. Foto diambil dari sini. 

I got you! i know we have been having interest at Atlantis and its legend for ages. C’mon, w!

O,ya. Ada satu tempat yang gue penasaran banget. Namanya Es Broll de Buscastell. Ini katanya lokasi sumber mata air kuno yang tempatnya mirip dengan penggambaran Taman Eden di alkitab! Gila, nggak, lo? Es Broll de Buscastell ini sebenarnya memiliki struktur waduk ala medieval yang dikelilingi dengan pepohonan buah, mulai dari zaitun, pir, plum sampai ara.

Taman Eden ada di Ibiza. Foto diambil dari sini.

Pas gue google, foto-fotonya memang kayak Taman Eden. Coba google sendiri, deh. Mata air yang mengalir di sela-sela pohon-pohon gitu.

Damn! Nemu aja lo. Ada lainnya lagi?

Hm. Belum kelar, sih nguliknya. Tapi katanya, di salah satu desa, ada satu restoran yang lokasi menuju ke sananya pun termasuk rahasia. Harus cari tahu lewat penduduk lokalnya. Di rumah penduduk gitu katanya. Hahaha. Selebihnya gue nggak tahu. Tapi kayaknya desa-desa di sisi utara dan barat Ibiza menarik buat diulik. Ya, gue sih lebih suka ngumpulin informasi dari penduduk lokal. Itu kenapa gue memilih ke mercado lebih dulu sebelum menjelajah ke mana-mana.

Hm, sounds fun.

You think? Interested now, w? Haha. 

Yes! You made me uberexcited about Ibiza, W!

*) Foto yang dijadikan cover tulisan diambil dari sini.

windy ariestanty

Author: windy ariestanty

a writer who loves traveling and falling in love with places she hasn't visited and people she hasn't met yet. she thinks that she is the wind.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *