13 hal baik pada 2013

Berhentilah bertanya, ‘Mengapa 13?’ Ya, berhentilah melontarkan pertanyaan itu.

Saya pikir itu kalimat pembuka yang pas untuk tulisan ini. Saya bosan dengan pertanyaan itu di inbox saya dan malas pula menjelaskannya. Beberapa pertanyaan perlu dijawab, beberapa lagi saya biarkan berlalu tanpa merasa perlu menjawabnya. Atau-atau-atau… begini saja, supaya ‘terkesan’ saya orang baik—sebagaimana kebanyakan orang ingin dinilai begitu—maka saya akan jawab dengan pernyataan singkat: suka aja. Nggak boleh? Continue reading “13 hal baik pada 2013”

hari itu: tentang dia yang datang dan tak pernah pergi *)

Kau tahu, kehilangan dan kepergiaan bukan hal yang pandai aku bicarakan. Jadi tentangmu, ya, tentangmu, aku akan mengingat saat pertama kau datang. Kau yang datang dan tak pernah pergi sejak hari itu.

Hari itu,

kita bicara tentang buku-buku yang kaubaca. Tentang resensi-resensimu yang dimuat di beberapa media. Tentang mimpimu. Tentang apa yang membuatmu datang ke ruanganku. Continue reading “hari itu: tentang dia yang datang dan tak pernah pergi *)”

Windy Ariestanty: On Writer-Editor ‘Relationship’

Windy Ariestanty: On Writer-Editor ‘Relationship’

cerita dari gerbong: satu pertanyaan dari pompei

Akan selalu ada pertanyaan-pertanyaan titik balik dalam hidup yang akan menjungkirbalikkanmu.

image

‘JADI, apa pertanyaan titik balik lo?’ tanya Mumun yang bernama asli Murni ketika kereta yang kami naiki bergerak meninggalkan Stasiun Napoli menuju Roma Termini. Kami berencana pulang ke Roma sore itu setelah gagal masuk ke Pompei, situs aerkologi kota kuno Romawi.  Continue reading “cerita dari gerbong: satu pertanyaan dari pompei”