some people told me that christmas market in vienna, austria, is one of the most beautiful ones in the world. and it’s true. but, the thing that i miss the most about christmas is the santa whom i met when i was 6 years old and told me that i was the one who should take responsibility to make all my dreams come true. merry christmas and happy holidays, everyone!

perpisahan yang baik #2

satu kali kau perlu melakukan hal bodoh dan gila untuk seseorang yang kau sukai.

AKU sudah sampai di Paris.

Saya yang sedang memainkan ponsel terkejut melihat pesan lewat aplikasi whatsapp itu muncul di layar. Pesan dari teman yang pernah saya ceritakan di sini. Tergesa saya membalasnya. ‘Seriously?

Ya. Sedang menunggu koper. Dari bandara sini menuju Paris, aku naik apa?

‘Dia tidak menjemputmu?’ Continue reading “perpisahan yang baik #2”

raditya dika dan pertanyaan trivia quiz-nya

Sore itu, Raditya Dika, si penulis komedi, datang sambil tersenyum malu-malu kucing ke kubikel saya.

Tata, salah satu anak Bukune yang ada di depan saya sudah menahan senyum sejak tadi. Sebelum Radith menghampiri kubikel saya, Tata sudah lebih dulu keluar dari ruangan Bukune dengan ekspresi menahan tawa. Tata menceritakan apa yang barusan terjadi di dalam. Continue reading “raditya dika dan pertanyaan trivia quiz-nya”

perpisahan yang baik

Tadi pagi saya terbangun dengan kepala pening dan mata berkunang-kunang. Seorang teman membangunkan saya lewat panggilan internasional. Suaranya terdengar gelisah.

‘Apa artinya kalau pacarmu mulai tak rajin menghubungimu?’

Saya memejamkan mata rapat-rapat, berusaha mengumpulkan kesadaran. ‘Ulangi kalimatmu.’ Suara saya terdengar parau. Saya berusaha menggapai botol minum yang saya letakkan di sebelah tempat tidur.

‘Dia belakangan jarang menghubungiku. Hanya akan merespons kalau aku yang duluan menghubunginya. Itu juga pendek-pendek.’

‘Hm. Seberapa sering?’ Continue reading “perpisahan yang baik”

Tentang Satu Hari yang Baik

Tentang Satu Hari yang Baik

Continue reading “Tentang Satu Hari yang Baik”

satu satu *) **)

image

Tanpa batas, kau pilih itu untuk menandai usiamu yang kini sebelas.

Hari ini aku tak berkantor. Kau tahu ini pertama kalinya aku tak berkantor ketika kau berulang tahun.

Namun tahun ini, aku ingin menyelamatimu dalam diam. Sendirian saja. Coba  melihat satu satu tahun yang sudah pernah kita jalani bersama. Jatuh dan bangun. Tawa dan cemas menjelang tenggat waktu. Gairah yang menggelegak bersamaan dengan ide-ide baru yang berhamburan dari mulut-mulut penggerakmu. Jiwa-jiwa yang tumbuh besar bersamamu. Menanam mimpi dan menimbun kepercayaan bahwa dunia bisa menjadi tempat yang lebih baik bila semakin banyak anak muda yang gemar membaca dan menulis. Continue reading “satu satu *) **)”